Connect with us

POLITIK

Ketua Krismuda Mandar Mendukung Daeng Ical di 2020

Published

on

Radarnkri.com, Makassar – Bakal Calon Wali Kota Makassar Dr. H. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si atau yang biasa akrab disapa dengan Daeng Ical  menyatakan
Muchlis arsjad (ogi) memberikan dukung kepada saya untuk menjadi calon wali Kota Makassar periode 2020-2025.

“Beliau telah memberikan dukungan penuh kepada saya untuk menjadi calon wali kota Makassar ,” ungkap Daeng. Ical, Jum’at (27/9/2019)

“Ia mengatakan sebagai Mantan Wakil Walikota Makassar dirinya juga telah memberikan dukungan penuh kepada saya saat periode lalu

Ketua Krismuda Mandar, Muchlis arsjad (ogi) mengatakan dalam beberapa kali acara di masyarakat, dirinya selalu menyebutkan jika Daeng Ical bakal jadi Walikota 2020-2025. ” Ungkapnya.

Hasil pemikiran saya untuk memilih calon wali kota Makassar telah menetapkan Daeng Ical lah sebagai kandidat yang saya pilih. “katanya

(Jufri /Radarnkri)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

ISSU INDAR Cakades Muda di Kab.Gowa

Published

on

GOWA, (RadarNkri.com) — Akhir-akhir ini negara gencar dengan virus yang melanda negara dengan harapan semuanya bisa usai secepatnya.

Tidak terlepas dari itu kedepan Pilkada akan gencar dimulai melihat potensi negara hari ini dan daerah-daerah secara tidak langsung perekonomian dan sektor Lain akan lemah.

Olehnya itu, Dibutuhkan sosok pemimpin yang mempunyai semangat dan basis kerja yang kompeten dan ingin bangkit kembali.

Senada dengan Issu yang gencar di salah satu daerah Gowa lebih khususnya desa parigi gencar dengan opini yang terbangun.

Saat hadirnya sosok Indar yang diharapkan rakyat dusun disana untuk merubah kampungnya dan lebih luasnya desa parigi dengan melihat sosok beliau yang lahir dari politik kampus dan matang dilihat dari perjalanannya sebagai pengurus himpunan mahasiswa.

Indar juga Selaku Ketua dewan mahasiswa fdk uin alauddin Makassar, pengurus himpunan mahasiswa Islam fdk Gowa raya, pengurus Hipma tinggimoncong, aliansi pemuda- pemuda Gowa dan banyak lagi.

Inilah yang kemudian gencar diperbincangkan di tengah masyarakat parigi, opini yang selanjutnya terbangun melihat kedekatan beliau dengan sosok wakil ketua komisi Xl DPR-RI (DR Amir uskara ) bisa saja beliau turun tangan membantu indar, Saat diwawancarai tokoh pemuda parigi itu mengatakan” kalau rakyatmi itu mau, tidak ada kata penolakan” Sabtu 4 april 2020

Laporan : Jufri

Continue Reading

POLITIK

Pulang Kampung, Christy Andini Calon Wakil Bupati Blora Minta Restu Orang Tua

Published

on

Makassar, [radarnkri.com] — Kedatangan salah satu tokoh muda asal Sulawesi Selatan, Christy Andini, atau yang biasa disapa dengan nama Tity, cukup ,mengejutkan beberapa rekannya, bahkan hampir setiap hari kegiatan pertemuan dengan beberapa tokoh muda Kota Makassar dan juga tokoh muda dari wilayah kabupaten kota lainnya, membuat Tity harus pandai-pandai mengatur jadwal pertemuan.
Namun pertemuan yang paling berkesan buat Tity adalah pertemuan dengan beberapa tokoh perantauan asal Jawa yang sudah berdiam di Sulawesi selatan puluhan tahun lamanya. Sebut saja Pakde, alias Mbah yang saat ini berdomisili di Bili-Bili Kabupaten Gowa, Sulsel, yang sangat, mendukung majunya Tity dalam perhelatan pilkada di Kabupaten Blora.

“Wah, saya sangat mendugkung itu, kami selama ini hidup beranak pinak di Sulsel ini dengan bangga dan sangat berbahagia, kalau selama ini banyak yang mengonotasikan, orang Makassar itu keras, karena itu hanya saat bercakap, namun soal social dan lainnya mereka sangat luar biasa,” ujar Pakde yang mengaku orangtuanya berasal Semarang- Malang. Keluarga Pakde lainnya bahkan saat ini banyak yang berdomisili di wilayah Semarang.

Sementara itu tity juga ditemui Andi Baso Kedatuan luwu sulawesi selatan di dampingi rusli anwar mengatakan sangat mengapresiasi Tity masuk menjadi wakil Bupati Blora, di hotel Horrison jl. Jendral sudirman. Kota Makassar. Minggu, (17/11/2019) pukul 19.30 WITA.

” Saya mendukung penuh Tity menjadi Calon Wakil Bupati Blora diketahui orangnya terbuka, jujur, cerdas, humoris, mudah bergaul dan juga dikenal seorang petarung yang berjuang pantar mundur.

Tak hanya itu. Tity juga akan berkunjung kebeberapa tempat tempat di Makassar, sulawesi selatan. Seperti berkunjung ke Makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro, Kerajaan Gowa Sultan Hasanuddin, Datok Tiro (Kajang).

Tity juga menambahkan bahwa Suku Makassar sebuah etnis mendiami pesisir selatan pulau Sulawesi. Lidah Makassar menyebutnya Mangkasara’ berarti “Mereka Bersifat Terbuka.” Asli Makassar berjiwa penakluk namun demokratis dalam memerintah, selalu terbuka kepada siapa pun yang ingin berteman,” ucapnya.

Disalah satu suku Kajang Ammatoa terletak di kabupaten Bulukumba, Kecamatan Kajang, Sulawesi Selatan. Desa ini dinamakan Tana Toa yang merupakan tanah yang tertua di dunia dikarenakan kepercayaan masyarakat adatnya.

Secara geografis, luas wilayah Desa Kajang Ammatoa sekitar 331,17 ha dan memiliki kondisi hutan yang sangat lebat. Hampir seluruh dusun yang berada di dalamnya di kelilingi hutan dan tidak ada jalan beraspal di dalam kawasan ini.

Menurutnya, di Blora juga ada tempat mistik yang sama dengan kajang bernama samin. Samin adalah suku asli jawa yang bermukim di daerah Blora, Jawa Tengah. Dari asal-usulnya, pertama, kata ’Samin’ bermakna “sama” atau ’samin’ juga bermakna “sami-sami amin” maksudnya jika semua setuju melawan penjajah maka perlawanan tersebut menandakan adanya dukungan dari sesamanya. Dengan kekompakan tersebut diharapkan diperoleh kesejahteraan hidup bersama-sama atau sama-sama membela negara. Kata ’sama’ Suku Samin sendiri memiliki keyakinan yang cukup unik yaitu agama Adam.

Olehnya itu karena ada kesamaan suku dan karakteristik antara makassar dan blora masing masing memiliki budaya dan etnis yang perlu kita jaga dan masih kental dengan adat istiadat suku masing masing namun perlu menjadi bahan acuan dan motivasi untuk maju
di pilkada 2020.’’ Tutupnya.

Laporan : JFR

Continue Reading

POLITIK

Terkait Kartu Surga, AM : Itu Adalah Wifiq Sebagai Kartu Anggota Santri Tareqat Tajul Khalwatiyah

Published

on

Radarnkri.com, GOWA — Pimpinan Tareqat Tajul Khalwatiyah Syeikh Yusuf Gowa, Puang La’lang alias Mahaguru (74), juga dijerat pidana pencucian uang. Puang La’lang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Kapolres Gowa, Sulsel, Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi, mengatakan, jerat pidana pencucian uang ini berawal dari pengembangan penyidikan. Diduga Puang La’lang alias Mahaguru menerima uang dari pengikutnya yakni penjualan kartu surga. Kartu surga diklaim tersangka akan membebaskan dosa-dosa pengikutnya semasa hidup.

“Tersangka menjual kartu surga atau disebut kartu Wifiq ke jemaahnya, dengan mahar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu, pengikutnya juga diharuskan menyetor zakat pada tersangka,” ujar Shinto saat menggelar press conference, Senin (04/11) pagi.

“Terhadap pelaku akan kita jerat dengan Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3,4, dan 5 UU No.8 tahun 2019 dan/atau UU No. 22 tahun 1946 dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara, “ujar Shinto.

Sementara itu, Andi Massaguni SH selaku kuasa hukum Puang La’lang ketika dikonfirmasi mengatakan, jerat pidana pencucian uang ini belum jelas motifnya. Puang La’lang alias Mahaguru tidak pernah klaim jika wifiq itu kartu surga tetapi kartu anggota (KTA) Santri dan tidak pernah memperjual belikan wifiq tersebut. Kartu surga diklaim akan membebaskan dosa-dosa pengikutnya karena adanya tulisan Al-Quran di dalam wifiq itu, “ungkapnya.

“Klien kami tidak memperjual belikan wifiq, sebelum santri di bai’at maka jamaah akan diberikan wifiq sebagai kartu anggota, dengan mahar Rp 10 ribu dan di beri nomor registrasi keanggotaan. Bagi jamaah yang tidak mampu maka akan di gratiskan, “ungkap Andi Massaguni

Dipertegas Andi Massaguni mengatakan bahwa Tareqat TAJUL Khalwatiyah Syeikh Yusuf Gowa bukan aliran tapi Thareqat yang pertama kali di Sul-Sel tahun 1644 masehi yang dibawah Syekh Yusuf /Tuanta salamaka dan Puang La, lang keturunannya yang ke 12.

Dan MUI Gowa tidak pernah dialog langsung dengan Halifah atau santri Tajul Khalwatiyah kemudian difatwakan sesat menyesatkan dan Klien saya tidak pernah mendakwakan keluar masyarakat umum melainkan diajarkan kedalam untuk murid- murid saja. Dan terakhir kami menginginkan dialog. Tutup Andi Massaguni kuasa hukum puang La’lang ( JFR)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 DKA Research Center. PoweredBy RadarNKRI.com