Connect with us

DAERAH

Camat Tinggimoncong Mendapat Penghargaan Peringkat Kedua atas Capaian Pelayanan Publik Gowa

Published

on

RadarNkri.com | GOWA – Pemkab Gowa memberikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Gowa atas capaianya dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) tahun 2018, dan Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2019, di Halaman Kantor Bupati Gowa, Senin (3/2).Penyerahan yang dirangkaikan dengan upacara bendera tersebut diberikan kepada sembilan OPD untuk hasil SAKIP dan 23 untuk kinerja pelayanan publik tahun 2019 yang terbagi dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebanyak 11 OPD, kepatuhan standar pelayanan publik 7 OPD, dan pengelola pengaduan pelayanan publik 5 orang.

Adapun penerima SAKIP yakni Inspektorat, Dinas Pendidikan, Bapenda, Ketahanan Pangan, Perhubungan, BPKD, Kecamatan Bonsel, Bajeng Barat, dan Kecamatan Bontolempangan.

Sementara untuk evaluasi kinerja pelayanan publik 2019 diantaranya Bapenda, Dinsos, Dishub, Pattallassang, Tinggimoncong, Bontomarannu, Manuju, UPT Puskesmas Somba Opu, UPT Puskesmas Pallangga, UPT Puskesmas Bontonompo, dan UPT Puskesmas Tinggimoncong, dan lain-lain.Terkait pengelola pelayanan publik perangkat daerah dan BUMD terbaik diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Je’neberang.

Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni usai menyerahkan piagam penghargaan mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada OPD karena berhasil mendorong peningkatan kinerja sesuai yang diamanahkan sehingga dapat berkontribusi dalam pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Gowa.

“Penghargaan yang diraih Pemkab Gowa tentu tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kita bersama, sehingga hari ini diberikan penghargaan sebagai reward sebagai dorongan dalam meningkatkan kinerja OPD dan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kedepan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bagian Organisasi, Azhari Azis mengatakan evaluasi ini sebagai bentuk implementasi manajemen kinerja OPD masing-masing.

Dari hasil evaluasi SAKIP Kabupaten Gowa tahun 2018, Gowa menorehkan predikat B. Sehingga dari hasil tersebut OPD harus terlibat langsung dan mampu mengetahui SAKIP di OPDnya agar mampu meningkatkan SAKIP minimal BB.

Sedangkan bidang pelayanan publik, dalam mewujudkan pemerintahan yang makin terbuka maka pemda diarahkan untuk selalu transparan, akuntabel, dan inovatif.

Dari hasil capaian pelayanan publik, Kabupaten Gowa meraih predikat kepatuhan tinggi atau zona hijau dan pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam top 30 terbaik nasional.

“Melalui penghargaan ini OPD telah dikategorikan sehingga ini bukan hanya sekedar menilai OPD, namun untuk memetakan tingkat implementasi manajemen kinerja masing-masing,” pungkasnya.

Redaksi : A.ilyas

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

Dini Hari, Satpol PP Sweeping Aktifitas Bisnis Kota Wonomulyo

Published

on

SULBAR, (RadarNkri.com) — Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tim gabungan Gugus Tugas Satpol PP melakukan sweeping perdagangan kios, toko, warung, ritel, di kawasan pasar malam kota niaga Wonomulyo Kab. Polewali mandar . Aksi sweeping oleh petugas gabungan ini digelar , Rabu malam (8/4 ) hingga dini hari.

Andi Bebas Manggazali, Sekertaris Daerah Kab. Polewali Mandar memimpin inspeksi penertiban perdagangan pasar kota wonomulyo yang masih menggelar kegiatan perdagangan pada malam hari.

Sweeping kegiatan perdagangan malam hari, dilakukan secara persuasif oleh para petugas Satpol PP, Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 bersama pemerintah Kec. Wonomulyo, BPBD, Disperindagkop UKM, Diskominfo SP, dengan melakukan penyisiran toko, kios, warung maupun pasar modern yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah.

Bahwa aktifitas operasional perdagangan dibatasi jam 06.00 pagi sampai jam 16.00 sore, guna memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Kasatpol PP Polewali Mandar Aco Djalaluddin mengatakan penertiban perdagangan dan edukasi kepada para pedagang kios, pemilik warung depan pasar Wonomulyo teramsuk pasar modern.

“ Kami bergerak cepat turunkan tim dalam rangka memutus mata rantai Covid-19, kita sweeping aktifitas pedagang, untuk memberikan pengertian kepenjual untuk tidak berdagang malam hari,” kata Kata Aco Djalaluddin.

Olehnya itu, Petugas langsung melakukan pembubaran di tempat berkumpulnya sejumlah pembeli dan pedagang dan meminta pedagang menutup segera aktifitas usaha malam hari.

Warga pun pulang membubarkan diri atas sikap tegas aparat Satpol PP. Adapun lokasi yang disisir petugas dilakukan di kawasan pusat bisnis Jl sudirman, jl suparman, jl padi unggul, jl dewi sartika dan pasar subuh, maupun sejumlah kawasan perdagangan kuliner lainnya.

Kios pasar yang paling banyak dibubarkan aparat, karena Petugas juga, membantu pedagang menutup lapak kaki lima yang masih berjualan malam hari hingga subuh.

Beberapa pedagang beralasan tidak tahu, adanya pembatasan waktu operasional perdagangan.

Kadis Perindagkop UKM Polewali Mandar Agusnia hasan sulur mengatakan pihaknya, kembali genjot sosialisasi edaran bupati terkait himbuan pemerintah untuk para pedagang pukul 06.00 hingga pukul 16.00 wita

Diakuinya, masih banyak aktivitas perdagangan melampaui batas waktu sehingga kita lakukan, inspeksi mendadak secara persuasif.

“kita, edukasi pedagang demi keamanan dan kesehatan bersama, bahwa setiap, orang yang masuk tempat usaha apapun itu, harus cuci tangan dan menggunakan masker, himbauan pemerintah hendaknya ditaati demi kemaslahatan bersama guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 jangan sampai mewabah di daerah kita,” ungkapnya.

Surat edaran Bupati Polewali Mandar Nomor 6 Tahun 2020 tentang pencegahan Covid -19 pada kegiatan perdagangan di daerah ini, bahwa aktivitas perdagangan baik itu pasar tradisional, modern, toserba warung, café, dan sejenisnya dilakukan pembatasan berlaku tertangal 31 maret batas waktu operasional perdagangan jam 06.00-16.00 dengan melakukan tiga jaga aman yaitu jaga jarak, jaga tangan, jaga badan berintrekasi perdagangan.

Laporan   : Harry Kiswah
Editor.      : Jufri

Continue Reading

DAERAH

Covid-19 Pendapatan Pedagang Turun Drastis

Published

on

SULBAR, (RadarNkri.com) — Pandemi Covid -19 berdampak omzet pedagang turun drastis, di pusat perdagangan Polewali Mandar pada hari pasar. Padahal, sebelum pandemi korona geliat roda ekonomi di pusat niaga wonomulyo, Rabu dan minggu tidak pernah sepi aktivitas jual-beli mulai dini hari pukul 02.00 Wita pasar pagi, hingga malam sibuk bisnis. kini, para pedagang mengeluhkan pendapatan menurun drastis.

Amanah seorang pedagang pasar malam Wonomulyo sejak tahun 1995 eksis berjualan di pasar malam Wonomulyo dan Sentral Pekkabata Polewali Mandar. Ia pun, terpaksa menunda jualan baju pada malam hari di pasar kota Niaga Wonomulyo untuk sementara waktu sejak ada larangan lapak pasar khusus pakaian bekas, Rabu (8/4)

“walaupun belum ada pembeli yang tertular penyakit karena dari pakaian cakar yang saya dijual berasal dari Parepare, Makassar selama ini, saat merebak korona ini pembelian baju cakaran dan daya beli kurang dari masyarakat, Saya kurang mengerti kondisi ini pendapatan kami turun sekali,” tuturnya

Menurutnya, pakaian cakar sejak dahulu diakui tidak ada keluhan pelanggan penyakit mengenakannya seperti gatal dan iritasi kulit dari pakaian bekas yang dipakai anak-anaknya juga demikian, sama halnya juga dari pelanggan ia membeli baju cakar tidak ada hubungnya dengan covid 19. Pasalnya, sudah bertahun tahun di perjual belikan di pasaran.

Begitupun, Arya pedagang toko permainan anak pasar Sentral Pekkabata Polewali Mandar dagangannya merosot tajam bukan dia saja, hampir seluruh pedagang yang ada di pasar tradisional dan pasar sentral mengalami hal serupa, sepi pembeli, kondisi ini sudah berlangsung 3 minggu terakhir.

“efek pandemi sangat berdampak omset menurun signifikan, kalau saya sampai 80% di toko mainan anak sangat sepi membeli, semoga kondisi ini tidak berkepanjangan,” tutur Arya

Seminggu penerapan himbauan pemerintah terkait pembatasan jam operasional pasar serta sedang marak Dagang online para pedagang kaki lima usia dewasa dan lanjut usia kebanyakan tidak dapat memanfaatkan media sosial demi kelangsungan usaha, alasan saat ini minim pemasukan finasial perdagangan, mengurangi belanja kuota dan gaptek.

Sumber.   : Nuratiah
Laporan . : Garret Kiswah
Editor.      : Jufri Tutu

Continue Reading

DAERAH

LSM GMBI Distrik Maros Pasang Baliho Imbauan Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Published

on

MAROS, (RadarNkri.com) — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Maros melakukan pemasangan Baliho sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait dengan upaya menganitisipasi penyebaran Covid-19 atau Virus Corona. Rabu (08/04/2029)

Selain dengan penyampaian imbauan dan pemasangan baliho juga didukung oleh segenap Warga di Kabupaten Maros yang bekerjasama dengan lembaga forkopimda dan forkopimcam.

Jajaran LSM GMBI Distrik Maros bersama forkopimda dan forkopimcam saat melakukan Pemasangan Baliho

Baliho Maklumat pemerintah ini dipasang di 14 kecamatan di kabupaten Maros di berbagai sudut kota, tempat keramaian seperti area pertokoan, pasar, pusat perbelanjaan, terminal, maupun di sejumlah lokasi lainnya

Ketua Distrik Kabupaten Maros Muhammad Jufri SE, mengatakan bahwa pemasangan baliho dan penyebaran Maklumat pemerintah ini untuk mengingatkan warga tentang pentingnya mengantisipasi Virus Corona.

“Salah satunya yaitu social dinstancing atau menjaga jarak dengan orang lain, tetap tinggal di rumah sebagai langkah isolasi, serta menghindari kerumunan banyak orang. Hal ini semata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau Virus Corona,” ucap Ketua Distrik Maros LSM GMBI.

Sebagaimana yang dikatakan oleh A. Aso Ketua PAC Pemuda Pancasila Kec. Camba yang juga turut membantu pemasangan Baliho Himbauan di depan Kantor Camat Camba ” Sosial Distancing tertulis ini sangat membantu masyarakat dikabupaten Maros pada umumnya.

Begitu pula Dengan Camat Mallawa H. Abd Razak mengatakan pula , dengan adanya aksi nyata yang dilakukan jajaran LSM GMBI Distrik Kabupaten Maros ini diharapkan masyarakat dapat mengerti serta sadar akan bahaya penyebaran virus Corona atau Covid-19

Terakhir pemasangan di depan Kecamatan Cenrana LSM GMBI Distrik Maros langsung ditemui pula oleh Camat Cenrana H.Suwardi Mengatakan,” Kami sangat berterima kasih atas kunjungan LSM GMBI Distrik Kabupaten Maros yang senantiasa membantu pemerintah dalam sosialisasi tertulis.

Kebijakan pemerintah saat ini sudah tepat dalam pemberantasan Covid-19 agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah, tidak mudik saat lebaran, isolasi mandiri dan jangan percaya dengan berita hoax yang beredar di media sosial.” tutupnya

Laporan : JFR

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 DKA Research Center. PoweredBy RadarNKRI.com