Connect with us

HUKUM & KRIMINAL

Minta dana BST , BAIN HAM RI Sulsel Laporkan Aparat Desa di Jeneponto Sulawesi Selatan

Published

on

JENEPONTO, (radarnkri.com) — Meminta dana Bantuan Sosial Tunai (BST) ke warga dengan alasan biaya input untuk staff Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto dan Operasional petugas pos dengan jumlah 100.000,-setiap penerima Bantuan di duga dilakukan oleh Sekretaris Desa Maccini Baji Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan resmi di laporkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) Ke Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan. ( Selasa 09/06/2020 ).

Sekretaris Desa Maccini Baji Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan ,Ilham di duga melancarkan aksinya untuk mengambil keuntungan pribadi dan kelompoknya di masa Virus Covid 19 bekerjasama dengan Kepala Dusun dengan meminta dana 100.000,- dan dibenarkan Kepala Dusun bahwa mereka meminta dana atas perintah Sekretaris Desa.

Ketua DPW BAIN HAM RI Sulawesi Selatan , Sahabuddin Rauf,SH.,MH Mengatakan apa yang di lakukan oleh Ilham seorang Sekretaris Desa menyakiti hati masyarakat yang terkena dampak covid 19 dan pastinya ini masuk kategori korupsi karena melakukan penyalagunaan wewenangnya sebagai aparat desa.

Sahabuddin berharap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memproses laporan tersebut dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga memanggil dan memeriksa Ilham Sekdes Maccini Baji atas perbuatannya yang di nilai melanggar hukum agar ada efek jera.

Ketua Umum DPW BAIN HAM RI Sulawesi Selatan Sahabuddin Rauf,SH,MH melaporkan kasus sekdes Maccini Baji di dampingi oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP BAIN HAM RI, Peri Herianto,SH di terima Pegawai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Editor : Jufri

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM & KRIMINAL

Diduga di Culik, Quick Respon Opsnal Manggala Temukan Anak

Published

on

Makassar, (radarnkri.com) – Berdasarkan Laporan Polisi No : LP/532/VII/K/2020/Restabes Mksr/Sek. Manggala, 24 Juli 2020, tentang Tindak pidana penculikan anak yang dilaporkan Riska Rahmadani seorang Ibu Rumah Tangga, dengan identitas korban Ardika Adz Dzikra umur 8 tahun, pelajar SD alamat Jl.Kampung Nipa-Nipa Kec. Manggala,Jumat (24/07)2020.

Respon cepat Tim opsnal yang dipimpin Panit 2 Sek. Manggala Ipda Asis, SH telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana penculikan anak dengan mendatangi TKP, melakukan interogasi saksi-saksi di sekitar TKP.

Kejadian berawal sekitar pukul 14.30 wita korban bermain di pos ronda dekat rumahnya, secara tiba-tiba pelaku dengan mengendarai sepeda motor membawa pergi korban tanpa seizin dengan orang tua korban.

Sekitar pukul 19.15 wita,ditemukan korban Lk.Ardika Adz Dzikra di sekitar wilayah Kec.Tamalanrea Kota Makassar.

Berdasarkan hasil interogasi dari korban Lk. Ardika Adz Dzikra Ipda Asis menjelaskan “benar korban diculik oleh pelaku yang tidak dikenali, lalu pelaku membawa korban dengan alasan pergi membeli papan untuk memperbaiki pos ronda dekat rumah korban”.

“Namun mereka membawa korban pergi ke wilayah Kec.Tamalanrea, selanjutnya korban di bawa pergi ke salah satu toko dan berpura-pura membeli tabung gas ukuran 3 kg sebanyak 4 buah”.

“Lalu korban ditinggalkan pada toko tersebut dengan alasan pelaku lupa membawa uang dan akan kembali untuk membayarnya, namun pelaku tidak datang sampai korban ditemukan oleh tim opsnal reskrim Manggala”.pungkas Panit 2 opsnal reskrim manggala.

Sumber : Humas Polsek Manggala
Editor. : Jufri

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

Dalam Pengaruh Minuman, Preman Bermobil Teror Rumah Tim Investigasi GoWa-MO

Published

on

GOWA – RadarNkri.com – Seorang pria bernama Muh Nasution Bin Mansyur Maman (26) warga Jalan Karang Pado (Pinus), Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa, dijerujikan oleh Reskrim Polsek Tinggi Moncong, Kamis (23/7/2020).Nasution diduga melakukan tindakan pengancaman dan penganiayaan, tindakan pelaku ini dilaporkan oleh para korban dan diterima langsung petugas SPKT yakni Aiptu Ansar dengan nomor STPL/22/7/2020/Sulsel /Res.Gowa dengan dugaan tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 335 jo 336 KUH Pidana

Kronologi pengancaman dan penganiayaan Nasution ini bermula pada hari rabu tanggal
(22/7/2020) sekitar pukul 16.00 sore hari.

Dalam pengaruh minuman keras pelaku mengendarai sebuah mobil brio berwarna kuning bernomor plat DD 1634 KJ, dengan kecepatan tinggi dari arah jalan Mangerangi menuju ke jalan S Dg Jarung (malino), tepat depan rumah Agung, pelaku hampir menabrak anak salah satu staf kecamatan Tinggimoncong bernama Bahtiar.

Melihat kejadian tersebut, Siswanto menegur pelaku bahwa ada apa”, namun pelaku yang hampir menabrak anak tersebut tidak terima ditegur, bahkan pelaku malah menggertak Siswanto, apa kau telaso (bahasa kotor, red), ungkapnya kepada media.

Lanjut jelasnya, setelah itu teman terduga pelaku yang ikut berada dalam mobil langsung turun meminta maaf bahwa temannya dalam pengaruh minuman beralkohol.

Tak berselang lama kemudian pelaku pulang dan kembali lagi ke TKP langsung mengancam Siswanto dengan sebilah parang dan mengejarnya sampai kedalam rumah

Setiap warga yang mengingatkan pelaku juga di ancam dengan sebilah parang bahkan salah satu warga bernama Dg Sila sempat dipukul pada bagian mata sebelah kanannya hingga mengalami luka memar,”tuturnya

” Tidak hanya sampai disitu seorang perempuan bernama winda juga sempat diburu pelaku dengan sebilah parang terhunus

Setelah kejadian tersebut pelaku pergi entah kemana, namun kembali lagi ke TKP menitip pesan ke Siswanto dengan nada menantang “silahkan kau melapor ke kantor polsek Tinggimoncong karena dikantor tersebut anggotaji itu semua, ujar Siswanto,” sambil meniru dialeg bahasa dari pelaku

Setelah pelaku melakukan pengancaman dan penganiayaan dan menitip pesan ancaman, pelaku sedang bersantai di Polsek Tinggi Moncong,”tutupnya

Sekedar diketahui rumah TKP dan korban adalah keluarga dari Heri Dg Sore anggota tim investigasi dan dokumentasi Group Wartawan Media Online “GoWa-MO” yang sedang menginvestigasi sebuah kasus di Polsek Tinggi Moncong.

Sumber – GoWa-MO.
RadarNkri.com/A.ilyas

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

2 Pelaku Pencurian Berhasil Diamankan Resmob Polda Sulsel

Published

on

Makassar, radarekspres.com | Berdasarkan aduan masyarakat di Polsek Tamalate nomor : Aduan /675/VII /2020/Sek.Tamalate/Polrestabes Makassar, Jajaran Resmob Polda Sulsel mengamankan Ummang (21), alamat Jl.Sultan Alauddin 3 Kota Makassar dan Tio (21), alamat Jl. Sultan Alauddin 3 Kota Makassar atas kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K.,M.Si. membenarkan bahwa jajarannya telah mengamankan pelaku pencurian, Sabtu (18/7/2020).

Kombes Pol Didik menambahkan kronologis kejadian diketahui Kamis, tanggal 16 Juli 2020 sekitar Pukul 02.00 WITA, berdasarkan hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel bahwa diduga pelaku pelaku pencurian berada di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar.

“Anggota langsung menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan 2 tersangka, selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi lebih lanjut,” ungkap Kombes Pol Didik.

Dari hasil penangkapan tersebut anggota Resmob Polda Sulsel belum mendapatkan barang bukti dan masih mendalami kasus tersebut guna menemukan barang bukti dari hasil curian.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., mengungkapkan dari hasil interogasi bahwa benar pelaku melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan di Lima lokasi yang berbeda di Kota Makassar.

Apun lokasi dan barang yang dicuri antara lain :

1. Sekitar bulan April 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 Rumah Kos telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil mengambil Notebook Merk Acer warna merah, Tabung Gas 3KG sebanyak 2 (dua) buah dan celengan berisi Rp.400.000,-

2. Sekitar bulan Februari 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil mengambil HP Samsung Android warna hitam.

3. Sekitar bulan Mei 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil 3 (tiga) buah Tabung Gas 3KG.

4. Sekitar bulan Maret 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil Laptop warna Hitam.

5. Sekitar bulan Maret 2020 di Jln.Sultan Alauddin telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil HP Vivo warna Hitam.

Selanjutnya Anggota Resmob Polda Sulsel berkoordinasi dengan Polsek Tamalate untuk penyerahan tersangka dan barang bukti.

Laporan : Muh Arfah
Editor. : Jufri

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 DKA Research Center. PoweredBy RadarNKRI.com