Connect with us

METRO

Visi Misi Serikat Pelaut Sulawesi-Selatan (SPSS)

Published

on

Makassar, radarnkri.com | Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah pencetak pelaut ulung sejak masa nenek moyang dahulu. Hingga diera sekarang, seiring semangat itu beroperasi sebuah Serikat Pelaut Sulawesi-Selatan (SPSS) muncul di tengah Pandemi dan akan melegalkan keberadaannya.

Serikat Pelaut Sulawesi- Selatan (SPSS) Kembali mengadakan pertemuan membahas tentang program kerja, Visi misi dan berusaha menjadikan SPSS legal Dimata hukum, di kedai 27 Citraland Hertasning, Jalan Tun Abdul Razak, Rabu 17 Juni 2020.

Dalam giat rapat pembahasan turut hadir beberapa pengurus, Herman Nompo, ST.,SH.,MT, Syarifuddin Kaniyu M. Mar.E, Jufri Dg Tutu, Umar Yanis, Firman Alwi, Hasmirullah.H, Abdul Muthalib, Abdul Mannap, Hasrul dan Asdar.

Foto Dokumentasi Pengurus SPSS saat rapat di kedai 27 Citraland Hertasning, Jalan Tun Abdul Razak

Ketua umum SPSS Syarifuddin Kaniyu M.Mar.E Mengatakan bahwa secepatnya SPSS akan kita legalitaskan, sehingga pelaut Sulawesi Selatan punya wadah atau tempat berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi sesama pelaut tanpa memandang, Almamater, suku, ras dan agama.

Sulawesi Selatan terbukti berhasil mencetak para taruna pelayaran yang profesional dan cukup dikenal hingga mancanegara. Mencetak taruna pelayaran yang profesional dan memiliki keahlian.” terang Syarifuddin Kaniyu ketua umum SPSS

Adapun Visi misi SPSS
Bercita-cita mewujudkan hubungan industrial pelaut di Sulawesi Selatan Harmonis, Dinamis, dan Berkeadilan.

MISI
Berjuang dalam rangka peningkatan kesejahteraan pelaut di Sulawesi Selatan dengan cara mempertahankan dan meningkatkan skill melalui program-program organisasi.

Sebagai mitra triparti dalam pengambilan keputusan di bidang kepelautan.

Sebagai pihak dalam pembuatan perjanjian kerja bersama dan penyelesaian perselisihan industrial.

Sebagai wakil pelaut dalam lembaga kerja sama di bidang ketenagakerjaan sesuai dengan tingkatannya

Sebagai perencana, pelaksana, dan penanggung jawab pemogokan pelaut sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Herman Nompo ST.,SH.,MT mengatakan bahwa dalam dekat ini kita akan mengurus kelengkapan administrasi untuk kita ajukan ke notaris agar secepatnya SPSS bisa legal dimata hukum.

” Kedepannya kita akan membuat program kerja, seperti membuat seminar nasional, Pendidikan Pelatihan Hukum Maritim, agar anggota SPSS saat berlayar sudah paham hukum dan bisa menjadi para legal.” tutur Herman Nompo

Selain itu, SPSS juga akan mengembangkan program kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang serta mengembangkan usaha dibidang UMKM serta menjadikan organisasi loyer sebagai mitra kerjasama.

Sementara diklat pembentukan atau sering disebut juga dengan diklat awal Perhubungan adalah Pendidikan dan Pelatihan yang diselenggarakan untuk membentuk kader-kader professional di bidang pelayaran dan bisnis angkutan laut.

Pembentukan serikat Pelaut tertuang dalam *Pasal 28, UU No. 21/2000* berbunyi, “Siapapun dilarang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh untuk membentuk atau tidak membentuk, menjadi pengurus atau tidak menjadi pengurus, menjadi anggota atau tidak menjadi anggota dan/atau menjalankan atau tidak menjalankan kegiatan serikat pekerja /serikat buruh dengan cara:

a. melakukan pemutusan hubungan kerja, memberhentikan sementara, menurunkan jabatan, atau melakukan mutasi;

b. tidak membayar atau mengurangi upah pekerja/buruh;

c. melakukan intimidasi dalam bentuk apapun;

d. melakukan kampanye anti pembentukan serikat pekerja/serikat buruh.”

Jadi, Anda tidak perlu takut. Perusahaan Anda akan didenda cukup besar bila Anda sampai dipecat karena Anda menjadi anggota atau menjadi pengurus serikat pekerja/serikat buruh

*Pasal 43, UU No. 21/2000* menyebutkan,

Barang siapa yang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp
500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) merupakan tindak pidana kejahatan.” Tutup Herman Nompo

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

METRO

Solusi Nyata BAIN HAM RI sebagai Mitra Pengkritik

Published

on

Makassar, RadarNKRI.com | BAIN HAM RI adalah lembaga yang dapat menjadi mitra bagi pemerintah yang bukan hanya bisa mengkritik tapi juga mampu menawarkan solusi-solusi secara nyata.

Hal tersebut disampaikan Djaya Jumain Ketua Bidang OKK DPP BAIN HAM RI kepada RadarNKRI di ruang kerjanya, Senin, 03/08/2020.

Dikatakannya, BAIN HAM RI dengan 17 Departemen dan beberapa sayap organisasi diharapkan dapat ikut secara aktif membangun bangsa dan Negara, dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lanjut dijelaskan Djumain, Kehadiran BAIN HAM RI di Indonesia telah menjelma menjadi satu lembaga yang memiliki garis perjuangan yang berbeda dengan mayoritas lembaga yang sudah terlanjur lekat dengan citra negatif baik bagi masyarakat maupun aparat pemerintah.

Lebih jauh dijelaskannya, Badan Advokasi Investigasi dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) dan DR. Muhammad Nur,SH.,M.Pd.,MH adalah dua nama yang identik yang tidak terpisahkan dari sosok DR. Muhammad Nur,SH.,M.Pd.,MH sebagai Pendiri sekaligus Ketua Umum BAIN HAM RI dan merupakan tokoh sentral bagi lembaga yang fokus pada Advokasi, Investigasi dan Perlindungan Ham di Republik Indonesia.

“Melihat fakta tidaklah berlebihan bahwa BAIN HAM RI yang di lihat dari waktu berdirinya masih seumur jagung dan tahun 2020 telah terbentuk di 34 Provinsi, hal tersebut terjadi melalui proses yang panjang berlandaskan visi dan misi yang kokoh dan BAIN HAM RI adalah lembaga yang jelas dan terarah serta konsisten,”ungkapnya.

BAIN HAM RI terbentuk berawal dari keprihatinan DR. Muhammad Nur,SH.,M.Pd.,MH terhadap berbagai macam permasalahan bangsa dan Negara dan ini tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

“DR. Muhammad Nur,SH.,M.Pd.,MH bukan hanya sekedar membentuk BAIN HAM RI , namun juga meletakkan fondasi yang kokoh dalam membentuk SDM yang mumpuni yang dapat memahami dasar – dasar perjuangan BAIN HAM RI untuk masyarakat dengan baik dan benar,”tutupnya.

Laporan : Ali Mitos
Editor. : Jufri

Continue Reading

METRO

HN : Jurnalistik Jangan Seperti Intel yang Menyamar

Published

on

MAKASSAR, radarnkri.com | Tiga organisasi media Online yakni Pewarta Online Indonesia (POIN), Media Online Indonesia (MOI) serta Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) kembali bekerjasama menggelar pelatihan dasar jurnalistik secara gratis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Bahagia Jl. Buru No.23-25 Makassar, Minggu, (26/7/2020). dengan mengangkat tema “Bersama sama Kita Ciptakan Jurnalis Profesional”.

Sekertaris Jenderal POIN, Ruslan Rahman menuturkan, ini kali kedua kami bekerjasama dengan dua organisasi media online yakni SEKAT-RI dan MOI guna menciptakan jurnalis jurnalis yang profesional yang betul-betul bisa disebut jurnalis/wartawan yang memang bisa menulis berita.

“Kami bekerjasama dengan harapan bisa menciptakan jurnalis yang betul-betul bisa menulis tidak sekedar wartawan yang punya id Pers saja tapi tidak bisa menulis” jelas Ruslan

“Dalam pelatihan ini kita sebagai pers punya fungsi untuk mengedukasi maksyarakat Bukan hanya membuat konten berita tetapi juga bagaimana melakukan verifikasi terhadap berita- berita  hoax,” tambahnya.

Ruslan berharap Pelatihan Jurnalistik gratis seperti ini bisa menjadi kegiatan yang rutin dan bisa digelar di berbagai daerah atau tempat-tempat lain.

“Mungkin bisa digelar di tempat lain supaya makin luas dan menjadi suatu gerakan edukasi teman teman jurnalis terutama untuk yang punya keinginan besar untuk terus belajar,” ujarnya.

Senada dengan ini, Ketua Umum SEKAT-RI, Muhammad Iqbal Salim menyampaikan, bahwa wartawan merupakan pekerja intelektual, membangun kreatifitas dalam dunia jurnalistik.

Peran wartawan sangat penting dalam mengawal pembangunan daerah. Oleh karena itu, wartawan dituntut untuk terus mengasah ilmu dengan mengikuti training, banyak membaca serta membangun komunikasi

“Kemampuan dalam berdialog di depan narasumber harus dikuasai oleh seorang jurnalis. Bahkan dalam mengelola hasil wawancaranya sesuai kunci 5W+1H + 2E + 1S yang kemudian dituangkan dalam berita,” ujarnya

Untuk itu, Iqbal menuturkan kembali bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada rekan-rekan jurnalis

“Melalui pelatihan ini diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada peserta tentang cara menulis berita yang baik dan benar,” pungkasnya

Tugas utama jurnalis itu beritakan kebenaran, bukan menjadi penjilat penguasa, “Katakanlah kebenaran walaupun itu pahit” kata Iqbal mengakhiri.

Sementara Herman Nompo, ST.,SH.,MT Ketua DPD BAIN HAM RI Kota Makassar selaku pemateri menjelaskan tentang etika jurnalistik adalah himpunan etika profesi kewartawanan. Wartawan selain dibatasi oleh ketentuan hukum, seperti Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, juga harus berpegang kepada kode etik jurnalistik.

” Sekarang ini wartawan susah di bedakan antara polisi dan wartawan.

Menurutnya, seorang jurnalis harus memakai atribut saat sedang melakukan peliputan, jangan seperti Intel yang menyamar.” ungkapnya pada awak media, Minggu 26 Juli 2020.

Continue Reading

METRO

Dua Hari dari Masamba, Y-APK dan L-IKMK Kembali Memperlihatkan Kepeduliannya

Published

on

Makassar, (radarnkri.com) – Baru dua hari tiba dari masamba Yayasan Aksi Peduli Kemanusiaan (Y-APK) dan Lembaga Info kejadian Makassar Kota (L-IKMK) kembali memperlihatkan kepeduliannya pada korban bencana kebakaran di Jl Nuri kelurahan Mariso, kecamatan Mariso dan Jalan Daeng Hayo (Pinggir Kanal), Jum’at (24/7/2020) Sore Pukul 15.00 Wita

Tak kenal lelah, untuk meringankan derita korban kebakaran Tim Y-APK dan L-IKMK langsung turun ke lokasi membawa bantuan.

Foto : Jumria Ketua L-IKMK Saat Penyerahan Donasi ke RT Jalan Nuri

“Bantuannya tidak seberapa, namun harapan saya semoga dapat meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah,” ujar Jumria

Jumria ketua L-IKMK berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang terkena musibah.

“Semoga apa yang kami serahkan bisa meringankan beban para korban,” ungkap Jumria lagi.

Foto : Jufri Dg Tutu Ketua Umum Y-APK dan L-IKMK saat Penyerahan Donasi korban kebakaran di Jl. Dg Hayo (Pinggir Kanal)

Sementara itu, Ketua Umum Y-APK dan L-IKMK Jufri Dg Tutu yang ikut menyalurkan sumbangan mengungkapkan,  bahwa apa yang kami berikan tidak seberapa namun kami berharap bisa meringankan beban korban yang tertimpa musibah kebakaran.

“Kami berharap agar korban tetap tabah menghadapi ujian ini, semoga Allah SWT memberikan perlindungan kesehatan kepada kita semua. Agar tetap bisa beraktivitas kembali dan tetap jaga Protokol kesehatan.

Tim Y-APK dan L-IKMK akan membuka bantuan donasi sukarela untuk korban kebakaran.

Penggalangan Donasi sukarela ini mulai dilakukan pada besok malam
selama lima hari untuk diserahkan di dua tempat lokasi kebakaran, Jl Nuri kelurahan Mariso, kecamatan Mariso dan Jalan Daeng Hayo (Pinggir Kanal).

Donasi bisa disalurkan melalui Rekening : 1073 – 01- 002194 – 53-4
A/N. : Yayasan Aksi Peduli Kemanusiaan.
Bank. : BRI.

“Semoga bantuan Donasi anda bermanfaat dan bisa meringankan beban korban, serta semoga bantuan bapak/ibu menjadi amal jariyah.

 

Laporan : Safri RP
Editor. : JT

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 DKA Research Center. PoweredBy RadarNKRI.com