Connect with us

HUKUM & KRIMINAL

Lsm GMBI Distrik Makassar, Demo Menolak RUU HIP

Published

on

Makassar, RadarNkri.com | Massa aktifis Lsm GMBI DIstrik Makassar melakukan aksi unjuk rasa menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Gedung DPRD Kota Makassar, Jl. AP. Fettarani, Kota Makassar, Selasa (30/06/2020).

Ratusan massa berseragam GMBI longmarch menuju kantor Dewan dari sekretariat DPC LSM GMBI Ksm Pannakukang di jl. Beulevard, bersama iring-iringan mobil pembawa sound sistem dan mobil komando GMBI para demostran mengibarkan bendera serta menjajahkan spanduk Penolakan RUU HIP sambil berorasi menyuarakan aspirasi mereka.

Foto : A. Hadi Ibrahim Baso Di Stage Orasi Lsm GMBI

Dalam aksi di halaman kantor dewan tersebut, Para demonstran tertib pada protokol kesehatan, para demonstran mengenakan masker.

“RUU HIP ini sangat Rancu dan aneh, apalagi digelar dalam masa pandemi corona. Itu sebabnya meskipun masih dalam momen adanya PSBB transisi, mereka tetap melaksanakan aksi demo karena DPR sendiri menyelenggarakan RUU HIP ini di tengah masa pandemi, Sangat Urgent aksi ini demi keutuhan negara, walau begitu kita harus tetap taat pada protokol kesehatan” ujar Drs. Sadikin Kawilter Lsm GMBI Sul-Sel yang membuka Orasi.

Ketua LSM GMBI Distrik Makassar, Ir.Walinono Haddade sekaligus Korlap yang memimpin aksi meminta kepada DPRD Kota Makassar dalam orasinya mendesak agar aspirasi mereka ditanggapi dan disampaikan kepada DPR RI karena dianggap dapat mengacaukan sistem ketatanegaraan dan pemerintahan dan dikhawatirkan dapat menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Pancasila sudah final, tidak akan kami membiarkan Pancasila sebagai Falsafah Negara di Kerdilkan”. Tegas Ir. Walinono Haddade yang akrab dipanggil Pak Wali ini.

Dalam Aksi Tersebut Ir. Walinono yang dalam orasinya di kawal para petinggi LSM GMBI Se-sulawesi selatan menyerukan kepada pejabat dan anggota DPRD Kota Makassar untuk keluar menerima surat pernyataan sikap LSM GMBI sebagi pengembang aspirasi masyarakat penolakan RUU HIP.

Seruan ini ditanggapi positif oleh Andi Hadi Ibrahim Baso wakil ketua komisi B, Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS inipun keluar dan berdiri di stage orasi bersama para orator, menyuarakan Sikap yang sama, dan mengapresiasi pernyataan Sikap dan aksi LSM GMBI.

Sikap Wakil Rakyat ini sangat diapresiasi oleh demostran, khususnya saat momen serahterima surat pernyataan sikap LSM GMBI Intens menambah semangat demonstran membela Pancasila dengan Sorakan “NKRI Harga Mati”.

Menurut A. Hadi Ibramim Baso yang dikawal Staf Humas DPRD Kota Makassar, Pancasila sudah final tidak dapat diubah lagi, beliau mendukung penolakan RUU HIP, dan Pernyataan Sikap LSM GMBI kota Makassar akan disampaikan ke DPR RI. Terangnya saat di stage orasi.

Hadirnya RUU HIP ini dinilai tidak tepat dibahas di tengah masa pandemi. Sebab, hal itu bukanlah menjadi urgensi untuk dibahas saat ini.

Drs. Sadikin Kawilter Lsm GMBI Sul-Sel Menegaskan bahwa LSM GMBI Satu Komando di berbagai Wilayah di Sul-Sel akan turut bergerak dan mendesak Pemerintah untuk menghentikan Pembahasan RUU HIP karena dinilai berpotensi memicu konflik dan menghidupkan kembali sistem di era Orde Baru ketika negara begitu kuat mengontrol masyarakatnya dan mengindikasikan kebangkitan Komumisne.

Reporter : Harrey Kiswah

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM & KRIMINAL

Diduga di Culik, Quick Respon Opsnal Manggala Temukan Anak

Published

on

Makassar, (radarnkri.com) – Berdasarkan Laporan Polisi No : LP/532/VII/K/2020/Restabes Mksr/Sek. Manggala, 24 Juli 2020, tentang Tindak pidana penculikan anak yang dilaporkan Riska Rahmadani seorang Ibu Rumah Tangga, dengan identitas korban Ardika Adz Dzikra umur 8 tahun, pelajar SD alamat Jl.Kampung Nipa-Nipa Kec. Manggala,Jumat (24/07)2020.

Respon cepat Tim opsnal yang dipimpin Panit 2 Sek. Manggala Ipda Asis, SH telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana penculikan anak dengan mendatangi TKP, melakukan interogasi saksi-saksi di sekitar TKP.

Kejadian berawal sekitar pukul 14.30 wita korban bermain di pos ronda dekat rumahnya, secara tiba-tiba pelaku dengan mengendarai sepeda motor membawa pergi korban tanpa seizin dengan orang tua korban.

Sekitar pukul 19.15 wita,ditemukan korban Lk.Ardika Adz Dzikra di sekitar wilayah Kec.Tamalanrea Kota Makassar.

Berdasarkan hasil interogasi dari korban Lk. Ardika Adz Dzikra Ipda Asis menjelaskan “benar korban diculik oleh pelaku yang tidak dikenali, lalu pelaku membawa korban dengan alasan pergi membeli papan untuk memperbaiki pos ronda dekat rumah korban”.

“Namun mereka membawa korban pergi ke wilayah Kec.Tamalanrea, selanjutnya korban di bawa pergi ke salah satu toko dan berpura-pura membeli tabung gas ukuran 3 kg sebanyak 4 buah”.

“Lalu korban ditinggalkan pada toko tersebut dengan alasan pelaku lupa membawa uang dan akan kembali untuk membayarnya, namun pelaku tidak datang sampai korban ditemukan oleh tim opsnal reskrim Manggala”.pungkas Panit 2 opsnal reskrim manggala.

Sumber : Humas Polsek Manggala
Editor. : Jufri

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

Dalam Pengaruh Minuman, Preman Bermobil Teror Rumah Tim Investigasi GoWa-MO

Published

on

GOWA – RadarNkri.com – Seorang pria bernama Muh Nasution Bin Mansyur Maman (26) warga Jalan Karang Pado (Pinus), Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa, dijerujikan oleh Reskrim Polsek Tinggi Moncong, Kamis (23/7/2020).Nasution diduga melakukan tindakan pengancaman dan penganiayaan, tindakan pelaku ini dilaporkan oleh para korban dan diterima langsung petugas SPKT yakni Aiptu Ansar dengan nomor STPL/22/7/2020/Sulsel /Res.Gowa dengan dugaan tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 335 jo 336 KUH Pidana

Kronologi pengancaman dan penganiayaan Nasution ini bermula pada hari rabu tanggal
(22/7/2020) sekitar pukul 16.00 sore hari.

Dalam pengaruh minuman keras pelaku mengendarai sebuah mobil brio berwarna kuning bernomor plat DD 1634 KJ, dengan kecepatan tinggi dari arah jalan Mangerangi menuju ke jalan S Dg Jarung (malino), tepat depan rumah Agung, pelaku hampir menabrak anak salah satu staf kecamatan Tinggimoncong bernama Bahtiar.

Melihat kejadian tersebut, Siswanto menegur pelaku bahwa ada apa”, namun pelaku yang hampir menabrak anak tersebut tidak terima ditegur, bahkan pelaku malah menggertak Siswanto, apa kau telaso (bahasa kotor, red), ungkapnya kepada media.

Lanjut jelasnya, setelah itu teman terduga pelaku yang ikut berada dalam mobil langsung turun meminta maaf bahwa temannya dalam pengaruh minuman beralkohol.

Tak berselang lama kemudian pelaku pulang dan kembali lagi ke TKP langsung mengancam Siswanto dengan sebilah parang dan mengejarnya sampai kedalam rumah

Setiap warga yang mengingatkan pelaku juga di ancam dengan sebilah parang bahkan salah satu warga bernama Dg Sila sempat dipukul pada bagian mata sebelah kanannya hingga mengalami luka memar,”tuturnya

” Tidak hanya sampai disitu seorang perempuan bernama winda juga sempat diburu pelaku dengan sebilah parang terhunus

Setelah kejadian tersebut pelaku pergi entah kemana, namun kembali lagi ke TKP menitip pesan ke Siswanto dengan nada menantang “silahkan kau melapor ke kantor polsek Tinggimoncong karena dikantor tersebut anggotaji itu semua, ujar Siswanto,” sambil meniru dialeg bahasa dari pelaku

Setelah pelaku melakukan pengancaman dan penganiayaan dan menitip pesan ancaman, pelaku sedang bersantai di Polsek Tinggi Moncong,”tutupnya

Sekedar diketahui rumah TKP dan korban adalah keluarga dari Heri Dg Sore anggota tim investigasi dan dokumentasi Group Wartawan Media Online “GoWa-MO” yang sedang menginvestigasi sebuah kasus di Polsek Tinggi Moncong.

Sumber – GoWa-MO.
RadarNkri.com/A.ilyas

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

2 Pelaku Pencurian Berhasil Diamankan Resmob Polda Sulsel

Published

on

Makassar, radarekspres.com | Berdasarkan aduan masyarakat di Polsek Tamalate nomor : Aduan /675/VII /2020/Sek.Tamalate/Polrestabes Makassar, Jajaran Resmob Polda Sulsel mengamankan Ummang (21), alamat Jl.Sultan Alauddin 3 Kota Makassar dan Tio (21), alamat Jl. Sultan Alauddin 3 Kota Makassar atas kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K.,M.Si. membenarkan bahwa jajarannya telah mengamankan pelaku pencurian, Sabtu (18/7/2020).

Kombes Pol Didik menambahkan kronologis kejadian diketahui Kamis, tanggal 16 Juli 2020 sekitar Pukul 02.00 WITA, berdasarkan hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel bahwa diduga pelaku pelaku pencurian berada di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar.

“Anggota langsung menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan 2 tersangka, selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi lebih lanjut,” ungkap Kombes Pol Didik.

Dari hasil penangkapan tersebut anggota Resmob Polda Sulsel belum mendapatkan barang bukti dan masih mendalami kasus tersebut guna menemukan barang bukti dari hasil curian.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., mengungkapkan dari hasil interogasi bahwa benar pelaku melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan di Lima lokasi yang berbeda di Kota Makassar.

Apun lokasi dan barang yang dicuri antara lain :

1. Sekitar bulan April 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 Rumah Kos telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil mengambil Notebook Merk Acer warna merah, Tabung Gas 3KG sebanyak 2 (dua) buah dan celengan berisi Rp.400.000,-

2. Sekitar bulan Februari 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil mengambil HP Samsung Android warna hitam.

3. Sekitar bulan Mei 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil 3 (tiga) buah Tabung Gas 3KG.

4. Sekitar bulan Maret 2020 di Jln.Sultan Alauddin 3 telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil Laptop warna Hitam.

5. Sekitar bulan Maret 2020 di Jln.Sultan Alauddin telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengambil HP Vivo warna Hitam.

Selanjutnya Anggota Resmob Polda Sulsel berkoordinasi dengan Polsek Tamalate untuk penyerahan tersangka dan barang bukti.

Laporan : Muh Arfah
Editor. : Jufri

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 DKA Research Center. PoweredBy RadarNKRI.com