Kepsek SMPN 1 Sungguminasa Terlantarkan 18 Siswanya, Kadis Pendidikan Geram

Radarnkri.com, GOWA — Kasus 18 siswa SMPN 1 Sungguminasa yang dikeluarkan dari sekolahnya membuat kepala dinas pendidikan Kabupaten Gowa Abd Salam Geram dan menilai tindakan putusan Baharu selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Sungguminasa salah lantaran tanpa koordinasi sebelumnya.

Abd Salam sendiri baru mengetahui setelah adanya 6 Orang Tua Siswa dari 18 siswa datang melapor kepadanya

Dalam kasus ini sudah saya panggil Kepala sekolah SMP 1 Sungguminasa dan mempertanyakan atas dasar apa sekolah mengambil tindakan mengeluarkan sejumlah siswa yang menurut kepala sekolah itu terbukti menjadi pengguna dan pengedar, serta saya juga pertanyakan mengapa tidak berkoordinasi sebelum mengambil keputusan tersebut,” pungkasnya

“Dari kasus tersebut saya selaku kepala dinas pendidikan Gowa mengambil sikap meninjau kembali putusan Kepala Sekolah itu karna dinas pendidikan hingga saat ini belum mendapatkan laporan resmi dari kepala sekolah ke pihak berwajib terkait itu, jadi seharusnya kepala Sekolah itu nanti ada laporan resmi baru mengambil tindakan” ungkap Abd Salam.

Kadis Pendidikan Gowa Abd Salam menambahkan bahwa terbukti tidak nya siswa terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut bukan sekolah yang mengambil keputusan tapi pihak kepolisian yang berhak memutuskan itu sehingga dalam kasus tersebut kepala sekolah harus menyelamatkan siswanya bukan malah menghancurkan mengambil keputusan mengeluarkan dari sekolah,” ucap Abd Salam

Selanjutnya, kami beri waktu kepala Sekolah untuk membuat laporan tertulis termasuk laporan resmi kepala sekolah kepihak berwajib dalam kasus tersebut. jika kepala Sekolah tidak indahkan instruksi dinas maka kepala Sekolah SMPN 1 Sungguminasa akan di beri sanksi mutasi. ” tutup Abdul Salam

Laporan : Akbar
Editor : JFR

Bagikan:

One thought on “Kepsek SMPN 1 Sungguminasa Terlantarkan 18 Siswanya, Kadis Pendidikan Geram

  1. 1. Keluhan dan bantahan atas sebuah pemberitaan. Apa defenisi tertangkap basah menurut anda dan menurut hukum?, anda mesti lebih banyak belajar tentang msl hukum deh, misal 1)jika barusan hp saya kecurian, lalu sy lpr ke polisi, setelah sethn kemudian br ditemukan bhw hp sy tsb ada di penjual hp bekas, setelah interogasi dan investigasi br ketahuan bhw yg mencuri hp sy tsb adlh anda, salahkan polisi bila polisi lgs menangkap anda saat itu pdhal tdk dlm keadaan tertangkap basah mencuri hp? Misal 2) ada seorang gadis buta diperkosa, lalu ia melapor ke polisi, ia tdk bs menunjukkan bukti siapa pelakunya karena ia buta dan tdk ada saksi yg melihat kejadian tsb, empat bln kemudian ada ahli forensik yg memeriksa rekam DNA sel sperma yg msh tersimpan pd hormon gadis tsb & terlacak bhw DNA tsb milik anda, apakah salah jika polisi lgs menangkap anda saat itu pdhal tdk dlm keadaan tertangkap basah sdg memperkosa?, atau ternyata stlh pemerkosaan itu gds tsb hamil & 9 bln kmd melahirkan, stl DNA anaknya diperiksa, terdeteksi cocok dg DNA anda, lagi2 salahkah jika polisi menangkap anda?, jika anda katakan siswa yg dikeluarkan oleh pihak sekolah karena kasus narkoba adlh tindakan salah krn siswa tdk dlm keadaan tertangkap basah mengkonsumsi narkoba, pertanyaan sy apakah tdk cukup bukti jika ada sejumlah siswa sbg saksi yg melihat pelaku mengkonsumsi narkoba, ditambah pengakuan sendiri dr pelakunya yg tlh mengaku tlh mengkonsumsi narkoba? Salahkah pihak sekolah dg tindakan pengeluaran tsb? Belum ditambah dg pelanggaran2 lain yg jika dihitung total pelanggarannya telah memenuhi kriteria hrs dikeluarkan. Sungguh sebuah pemberitaan yg tdk sehat. Sangat kasian jika bangsa ini dipenuhi oleh wartawan yg punya otak picik seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *