Kabag Humas Gowa Pimpin Rombongan Media Kunjungi Gedung Jakarta Smart City

Jakarta (Radarnkri.com)- Kunjungan humas Gowa dan awak media di Balai Kota DKI langsung tertuju di Lt 3 Gedung Jakarta Smart City. Rombongan humas yang dipimpin langsung oleh kabag Humas Gowa, Indra Wahyudi Yusuf bertemu petugas Smart City yang berstatus ASN mewakili kepala UPT Smart City Yudistira dan Yofan sebagai pembicara. Rabu(13/11/2019).

ASN yang bekerja terdiri dari 7 orang sedangkan tenaga ahlinya cukup banyak diperuntukkan pada bidangnya masing-masing. Jakarta Smart City murni menggunakan dana APBD dibawah infrastruktur bidang IT.

Kemudian petugaspun memberikan penjelasan tentang smart city dengan menggunakan videotron, sehingga dengan mudah memaparkan tentang smart city. Meningkatkan ekonomi, mensejahterakan warganya,

Dijelaskan bahwa Kesuksesan dan kelancaran Jakarta Smart City bertumpu pada keberadaan dua apliksi, yakni Qlue dan Cepat Respons Opini Publik (CROP). Qlue adalah aplikasi yang diperuntukan bagi warga, sedangkan CROP merupakan aplikasi yang hanya bisa diunduh oleh aparat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan aparat kepolisian.

Qlue merupakan aplikasi sejenis sosial media yang memiliki sarana penyampaian aspirasi pengaduan real time. Aplikasi tersebut saat ini sudah dapat diunduh secara gratis melalui smartphone yang berbasis Android. Lewat Qlue, warga dapat melaporkan semua kejadian, seperti macet, banjir, jalan rusak, penumpukan sampah, ataupun ketersediaan tempat tidur di rumah sakit.

Terkait hal itu semua laporan disampaikan tidak hanya dalam bentuk tulisan, tetapi juga foto, dan Laporan dari masyarakat kemudian dipetakan secara digital dan terintegrasi dengan laman smartcity.jakarta.go.id dan CROP. Seluruh aparat Pemprov DKI diwajibkan untuk menginstal aplikasi ini di smartphone mereka masing-masing, terutama aparat yang bertanggung jawab terhadap wilayah permukiman, yakni lurah dan camat.

Smart City yang mengemban misi mensejahterakan rakyat dengan kegiatan-kegiatan yang memberi dampak taraf hidup rakyat, misalnya aplikasi transportasi yang mempermudah masyarakat agar tidak bingung dan tahu tujuan dengan pasti.Ada juga jaklin.co dengan kartu ini bisa menikmati semua fasilitas dengan harga Rp.5000,-. Kegiatan smart city akan selalu disosialisakan oleh pihak pemerintah.

Laporan : Herman Taruna
Editor : JFR

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *