Smart Journalism, Menjadi Wartawan Cerdas Diera Milenial

Makassar, (Radarnkri.com) – Radar group (Radarekspres dan RadarNkri) menggandeng Phinisi Pers Multimedia Training Center (P2MTC) menyelenggarakan pelatihan Jurnalistik di Sultan Alauddin Hotel & Convention di jalan sultan alauddin No. 63, Makassar. Minggu (09/02/2020) pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 18.00 wita.

Pelatihan Jurnalistik yang di gelar radarekspres.com bekerjasama P2MTC ini mengangkat tema “Smart Journalism, menjadi wartawan cerdas diera milenial

Wartawan Radarekspres.com

Pelatihan yang di ikuti dari berbagai profesi, mulai Camat Mangarabombang Mappaturung S Sos, Bhabinkamtibmas Polsek Mamajang Aiptu Indrawan, anggota LSM/Ormas, Karspala Gowa, Kepala Desa, Y-APK, Humas Lapaz Narkotika Sungguminasa Muh.Rivai Lapaz, Wartawan Bugis Pos Ali Mitos, Wartawan Radarekspres. com dan Wartawan  Radarnkri.com.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Erwi Wirianto kabag humas pemerintah provinsi (Pemprov) mewakili Gubernur Sulawesi Selatan

Kabag humas Erwi Wirianto dalam sambutannya mengatakan bahwa diera digital ini banyak persaingan antara media cetak, Eletronik dan Media Online yang semakin pesat sehingga banyak yang gulung tikar.

“Efisien dan kinerja semua kegiatan dapat dilakukan melalui internet media Online dan media sosial yang dapat di akses, karena saat ini banyaknya media – media Online

Olehnya itu, kata dia. Saya Sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang di lakukan Pt. Join Mediasiber Indonesia (Radarekspres.com) yang bekerjasama dengan P2MTC.

 

“Ia juga Berharap peran Jurnalisme digital maupun informasi dapat memberikan berita yang faktual dan bermanfaat serta bebas dari Hoax.

Sementara Ketua Panitia Jufri Tutu dalam sambutannya menyampaikan
Bahwa Sebagaimana yang kita ketahui, industri media menjadi salah satu industri yang tengah berkembang di negeri ini. Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya media-media baru yang bermunculan, mulai dari media cetak. elektronik, hingga media Online

Menurutnya, Untuk bisa menjadi jurnalis yang berkualitas, terutama kemampuan jurnalistik dasar, maka seseorang yang hendak menjadi jurnalis bisa lebih memahami cara kerja jurnalistik secara baik dan benar.” ungkap ketua panitia jufri Tutu

Fredrich Kuen, S.Sos, M.Si yang juga salah satu Instruktur Nasional dan sudah menggeluti dunia jurnalistik selama 35 tahun, Salah satu penguji Kompetensi dari Lembaga Pers Doktor Sutomo (LPDS), Wartawan Utama, Mantan General Manager Kantor Berita Indonesia Perum LKBN ANTARA, Penulis Buku Jurnalisme & Humanisme dan Direktur Eksekutif P2MTC.

Fredrich Kuen mengatakan bahwa P2MTC membuka pelatihan jurnalistik bagi siapa saja yang berminat ingin menjadi wartawan profesional.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *