Academic Writing Tantangan Bagi Frofessional Publik

Polewali Mandar, (RADARNKRI.com) –Seiring perkembangan zaman profesi mahasiswa, guru atau dosen serta ASN dituntut, memiliki motivasi yang tinggi mengembangkan diri menulis karya ilmiah dan artikel. Hal itu, penting artinya dalam rangka mencerdaskan bangsa menghadapi tantangan masa depan. Minggu 15 Maret 2020

Daya saing untuk maju hal sepatutnya, dilakukan saat ini pasalnya di mana pun itu kini generasi sedang menghadapi persaingan bebas, sehingga siapapun yang mau mengembangkan diri adalah kelebihan yang dimiliki daripada yang lain.

Harapan itu, yang hendak dicapai para civitas akademik dan penulis di kegiatan workshop karya ilmiah atau akademic writing 2020. Bahwa di era reformasi dewasa ini Persaingan di berbagai sektor adalah tantangan kemajuan SDM maka kita diharapkan mengisi setiap kesempatan untuk mengembangkan diri khususnya bagi milenial kata Marsuki Dekan PGMI IAI DDI Polman di
acara workshop Academy writing ya g di ikuti Mahasiswa Islamic Institute English course (ILC) Polman, dan praktisi penulis.

“Workshop ini,suatu pengembangan diri profesi mahasiswa dan guru dosen ASN sejauh mana, bisa menulis. Bagi mahasiswa ke depan tidak boleh lagi skripsi buatan orang begitu pun, praktisi pendidikan Guru bahwasanya layaknya memiliki karya tulis dalam program sertifikasi karya ilmiah sekurang-kurangnya tiga judul guru itu mesti menulis jika ingin lolos karya ilmiahnya,”pungkasnya.

Jika ingin pangkat tidak dapat karya ilmiah mau tidak mau tantangan masa depan dihadapi demikian dikemukakan Kepala MAN Lampa Polewali Mandar Marzuki di workshop karya ilmiah akademik writing 2020 yang di gelar Prodi guru masih guru madrasah Islam PGMI IAI, di kampus IAI DDI Polewali Mandar.

Bertindak selaku narasumber akademik writing seorang person profesional penerima beasiswa LDP Master of Education di Melbourne Australia Ahmad Ardila Rahman tampil memberikan, materi akademic writing frifesional Ia menekankan, kepada mahasiswa untuk bisa menulis jurnal atau karya ilmiah begitupun, kalangan profesi publik guru atau dosen merupakan aktivitas yang menyenangkan mencerdaskan, berkarakter, pengembangan diri karena posisinya berperan menentukan opini publik yang mencerdaskan dan inspiratif terkait, topik atau gagasan yang direkomendasikan dalam suatu jurnal.

” bahwa menulis itu elemen sangat penting yang dimulai dari sumber informasi dan menentukan paragraf yang paling penting penentuan arah tulisan yang harus dipahami seorang penulis itu sendiri, dalam rangka penelitian ataupun penyusunan sebuah karya ilmiah,”terangnya

Dengan demikian, melalui tulisan bermutu terapan ilmu yang diperkuat dengan akhlak setiap menyusun tulisan ataupun karya tulis ilmiah senantiasa akan bermanfaat bagi pengembangan diri seorang profesional selanjutnya, akan ditularkan ke yang lain hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan guru ASN menulis apa yang dilakukan dan sebaliknya melakukan apa yang ditulis sebagai kunci sukses.

Laporan : Aty Achmad.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *