Masa Jabatan Camat Bajeng Barat Berakhir 

Gowa – Radarnkri.com – Seiring perjalan waktu tak terasa hingga berujung pula dengan perpisahan demikian apa yang sering kita dengar bahwa adanya awal dan ada masa akhir.
demikian pula jabatan dan tugas semuanya tidak ada yang abadi. itulah yang di jalani oleh Sosok H.M.DARWIS SH. 30/06/2020Seperti yang di sampaikan oleh Achmad Sikki Kades borimatangkasa kecamatan bajeng Barat di tempat terpisah, mengisahkan bahwa selama urung waktu 3 tahun lebih H.M.Darwis SH. menjabat sebagai camat yang membawahi 7 desa sebajeng barat beliau adalah sosok yang romantis dan enjoi dalam menjalani tugasnya selaku pemimpin dan dalam melayani masyarakat bajeng barat tampa tebang pilih ujarnya.

Lanjut Achmad Sikki begitu pula dalam memberi petunjuk dan tekhnik kepada seluruh kades se kecamatan Bajeng Barat. Yang beliau ayomi bersama sama para kades tampa beliau beda bedakan. tuturnya

H.M.Darwis SH. Yang sempat di sambangi oleh radarnkri.com. di Rujab. Ia menjelaskan bahwa sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan sebagai camat dan tiba pula masa saya kembali jadi rakyat dan saya bersyukur pada Tuhan atas anugrah dan hidayatnya yang diturunkan pada saya sebagai Abdi negara berawal karir saya pada tahun 1999 saya di percaya untuk menjabat selaku Seklur Di Kelurahan Pangkabinanga Kecamatan Pallangga kabupaten Gowa Seiring dengan perjalan roda pembangunan maka pada tahun 2008 saya di percayakan untuk memangku jabatan jadi lurah di Kelurahan parambanoa kecamatan palangga hingga dengan pada tahun 2015 dan di pertengahan tahun 2015 saya di angkat olelh Bupati Gowa jadi sekcam di kecamatan Bajeng Barat dan pada tahun 2017 saya kembali di tunjuk dan di lantik jadi Camat Bajeng Barat Hinga pada tanggal 01/juli /2020 masa pengabdian sayapun berakhir Tandasnya.

Lanjutnya ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kades serta seluru unsur elemen masyarakat tampa terkecuali dia juga mengatakan bahwa hidup ini realita bukan gading yang tak retak buka jarum yang tak patah begitu pula sebagai manusia tentu tak luput dari khilaf  dan kesalahan maka bila ada jarum yang patah jangan simpan di laci bilah ada ucap kata dan perbuatan yang di luar dugaan atau secara sengaja dalam kesempat ini saya sekeluarga mengucapkan mohon maaf dan dapat diberi ampunan. Dengan harapan  semoga mendapat ganti yang lebih baik dari saya. Imbuhnya.

Nurdin Ahmad/A.ilyas

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *