GOWA, RADARNKRI – Ratusan pesepak bola usia dini memadati Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, dalam pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Gowa Cup Usia Dini 2026 kategori U-10 dan U-12, Senin (15/6/2026).
Turnamen yang diselenggarakan Polres Gowa bekerja sama dengan PSSI Kabupaten Gowa ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkari ke-80 sekaligus menjadi ajang pembinaan talenta muda sepak bola di Kabupaten Gowa.
Pembukaan berlangsung meriah dengan prosesi adat yang mengiringi kedatangan Kapolres Gowa AKBP Muh. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menuju Lapangan Syekh Yusuf. Nuansa budaya lokal yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam acara itu Ketua PSSI Kabupaten Gowa Moh. Yanuar Iswandi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Muh. Sahir, SKM, M.Kes., jajaran panitia, peserta, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Kadispora Gowa Muh. Sahir mengapresiasi inisiatif Kapolres Gowa yang menghadirkan kompetisi usia dini sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat sepak bola anak-anak.
Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muh. Aldy Sulaiman berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan atlet berbakat, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Bermainlah dengan sportif, saling menghormati, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Menang dan kalah adalah hal biasa, tetapi sportivitas harus tetap dijaga,” pesannya kepada para peserta.
Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Kapolres Gowa bersama Kadispora dan Ketua PSSI Kabupaten Gowa melakukan pemotongan tumpeng peringatan HUT Bhayangkari ke-80.
Suasana semakin semarak saat Kapolres memberikan tantangan khusus kepada para penjaga gawang muda dengan hadiah bagi peserta yang berhasil menepis tendangan.
Ketua PSSI Kabupaten Gowa Moh. Yanuar Iswandi menilai turnamen tersebut menjadi langkah positif dalam menjaring dan membina pemain muda potensial secara berkelanjutan.
Melalui Kapolres Gowa Cup Usia Dini 2026, diharapkan lahir generasi pesepak bola berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang mencintai olahraga dan budaya lokal.
(Red/Puang Muras)










