• Kontak Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
RADAR NKRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
No Result
View All Result
RADAR NKRI
No Result
View All Result

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

Agustus 18, 2020
in DAERAH
371
SHARES
789
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar – RadarNkri.com –

Oleh: *Dr. H. Abdul Wahid, MA*
(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Baca:

Warga Puas, SPBU Karossa Terapkan Layanan BBM Subsidi Lebih Manusiawi

Warga Puas, SPBU Karossa Terapkan Layanan BBM Subsidi Lebih Manusiawi

November 19, 2025
Polisi Tangkap Kakak Beradik di Gowa, Kedapatan Bawa Busur Panah

Polisi Tangkap Kakak Beradik di Gowa, Kedapatan Bawa Busur Panah

Oktober 14, 2025
Raja Wangi Makassar Rayakan Anniversary ke-17, Bagikan 2.500 Botol Parfum Gratis untuk Ojol

Raja Wangi Makassar Rayakan Anniversary ke-17, Bagikan 2.500 Botol Parfum Gratis untuk Ojol

September 15, 2025
SMK Telkom Makassar Siap Gelar Anniversary ke-34 Bertajuk StelkPhoria

SMK Telkom Makassar Siap Gelar Anniversary ke-34 Bertajuk StelkPhoria

September 13, 2025

Hadirnya kemerdekaan RI bukanlah pemberian gratis dari para penjajah atau kado ulang tahun dari Belanda. Namun kemerdekaan ini diawali dengan perjuangan panjang dari para pahlawan di republik ini selama kurang lebih 350 tahun. Perjuangan ini melibatkan seluruh komponen bangsa dari Sabang sampai Merauke dan telah merenggut jiwa dan raga para pahlawan.

Setiap tahun diperingati HUT RI, dan didiskusikan makna dan arti sebuah “kemerdekaan”, namun tampaknya disetiap tahun, makna “kemerdekaan” ini perlu terus dieksplorasi oleh kita sebagai bangsa Indonesia, agar dapat menjadi spirit untuk menjaga stabilitas nasional saat ini dan dimasa yang akan datang, demi menuju negara yang maju.

Kemerdekaan adalah sebuah impian bagi seluruh bangsa di dunia, termasuk di Indonesia. Kemerdekaan adalah sebuah simbol perlawanan terhadap penjajah. Bahkan Indonesia telah menyebutkan di pembukaan UUD 1945, “penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Kemerdekaan bukanlah sekadar diperingati dalam bentuk seremoni pengibaran bendera merah putih, yang dimeriahkan dengan pemasangan umbul-umbul, bendera, disetiap lorong rumah penduduk, dan disemarakkan dengan perlombaan dan pesta rakyat.

Hal yang demikian ini tidaklah salah; namun hanya sifatnya seremoni dan euforia saja. Ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yakni memahami dan memaknai kemerdekaan dalam konteks seluas-luasnya.

Dalam konteks Indonesia, pemaknaan terhadap arti kemerdekaan bukanlah hanya sekadar terbebas dari penjajah atau kolonialisme, tetapi lebih dari itu bisa dimaknai dalam pengertian yang tepat sesuai dengan segmentasi kita sebagai anak bangsa dari masa ke masa.

Misalnya arti kemerdekaan bagi generasi milenial dapat diwujudkan dengan cara berusaha untuk menghindari berbagai macam tindakan yang dapat merugikan masa depannya sebagai generasi harapan bangsa, diantaranya menjauhi penggunaan obat-obat terlarang (NARKOBA), miras, seks bebas, tawuran antar pelajar dan lain sebagainya.

Bagi para politisi kemerdekaan dapat diwujudkan dengan cara menjadikan politik sebagai instrumen demokrasi  yang dapat mencerdaskan masyarakat, menumbuhkan iklim politik yang damai,  dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa ini pada masa lalu, sehingga terwujudlah suatu stabilitas nasional yang kondusif.

Terlebih melalui peringatan HUT RI ke-75 tahun ini, pemerintah RI mengusung tema “Indonesia Maju”, tema ini sejatinya para politisi dapat jadikan sebagai momentum untuk  memformat ulang model dan praktik demokrasi yang selama ini terindikasi telah banyak penyimpangan dari prinsip demokrasi Pancasila.

Keberadaan Pancasila bukan sebatas simbol negara Indonesia, tapi lebih dari itu seharusnya menjadi patron bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan seluruh penyelenggaraan kehidupan bernegara termasuk di dalamnya praktik politik yang diperankan oleh para elite politik di republik ini.

Sejak awal kemerdekaan Indonesia telah bersepakat bahwa sistem pemerintahan yang paling cocok hingga saat ini adalah sistem demokrasi Pancasila. Pengamalan demokrasi Pancasila diharapkan dapat menjadi instrumen untuk bisa menjadi lem perekat dan memajukan bangsa Indonesia ke depan.

Oleh karenanya para elite politik wajib hukumnya menerapkan sebuah model dan praktik demokrasi yang berusaha menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan (agama), menghargai prinsip-prinsip kemanusiaan sesama anak bangsa, memperkokoh persatuan, mengedepan musyawarah dan mampu mendorong penegakan hukum yang berasaskan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui regulasi yang baik.

Karena itu, sudah saatnya para elite politik  bersama-sama untuk tidak lagi mempertontonkan model politik uang, intimidatif, gemar menebar berita hoax sebagai alat kampanye untuk menjatuhkan lawan politiknya, terlebih Indonesia tahun ini akan melaksanakan pilkada serentak untuk memilih para calon kepala daerah di kabupaten/kota, dan provinsi untuk memimpin daerah lima tahun mendatang.

Selanjutnya makna kemerdekaan bagi tokoh agama, seyogyanya kehadiran agama dapat dijadikan sebagai sarana untuk untuk terus mendorong umat beragama; agar saling menghargai antar satu pemeluk agama dengan lainnya, sehingga terwujudlah kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan agama dan pada akhirnya dapat berkontribusi mewujudkan stabilitas nasional di seluruh wilayah NKRI.

Permasalahan sekarang adalah bagaimana cara mengisi kemerdekaan negeri kita yang sudah berusia 75 tahun  dengan berbagai kegiatan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan termasuk dalam bingkai mensyukuri nikmat kemerdekaan, yang diakui para founding fathers bangsa sebagaimana tertuang dalam mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 “berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa”.

Dalam konteks itulah, baiknya kita renungkan salah satu firman Allah Swt. berikut:  *_“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shaleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengganti  keadaan mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa…(QS. An Nur[24]:55)._*

Pesan moral dari ayat al-Qur’an di atas, dalam konteks mensyukuri nikmat kemerdekaan yaitu, ketika bangsa Indonesia mampu mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan tepat, diwujudkan dengan kegiatan-kegiatan produktif dan positif (amal shaleh), maka Allah akan jadikan bangsa Indonesia menjadi negara yang berkuasa (maju) dan akan dianugerahkan stabilitas nasional yang baik (aman dan sentausa).

Suatu kemerdekaan akan terasa nikmat di RI, manakala stabilitas nasional terus dapat dijaga dengan baik, dan merupakan kewajiban dari seluruh elemen bangsa bersinergi dengan jajaran Polri untuk menjaganya.

Karena itu, masyarakat Indonesia harus menjadikan stabilitas nasional menjadi skala prioritas di atas segala-galanya, apalagi saat ini bangsa Indonesia masih berjuang dalam melawan COVID-19.

Tanpa stabilitas nasional, maka akan berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat seperti ekonomi, sosial, budaya, agama, pendidikan dan lain sebagainya. Akhirnya, atas nama rakyat Indonesia mengucapkan “Dirgahayu HUT RI ke-75, semoga negeriku jaya selalu”. (*)

RadarNkri.com/A.ilyas

Previous Post

Wow, Mantan Kanit Tipikor Polrestabes Makassar Raih Doktor Ilmu Hukum

Next Post

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

Related Posts

Warga Puas, SPBU Karossa Terapkan Layanan BBM Subsidi Lebih Manusiawi
DAERAH

Warga Puas, SPBU Karossa Terapkan Layanan BBM Subsidi Lebih Manusiawi

November 19, 2025
Polisi Tangkap Kakak Beradik di Gowa, Kedapatan Bawa Busur Panah
DAERAH

Polisi Tangkap Kakak Beradik di Gowa, Kedapatan Bawa Busur Panah

Oktober 14, 2025
Raja Wangi Makassar Rayakan Anniversary ke-17, Bagikan 2.500 Botol Parfum Gratis untuk Ojol
DAERAH

Raja Wangi Makassar Rayakan Anniversary ke-17, Bagikan 2.500 Botol Parfum Gratis untuk Ojol

September 15, 2025
SMK Telkom Makassar Siap Gelar Anniversary ke-34 Bertajuk StelkPhoria
DAERAH

SMK Telkom Makassar Siap Gelar Anniversary ke-34 Bertajuk StelkPhoria

September 13, 2025
DAERAH

September 8, 2025
DAERAH

Juli 16, 2025
Next Post

Menelusuri Arti Kemerdekaan sebagai Spirit Menjaga Stabilitas Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • APPRINDO Donasi Lebih dari Rp500 Juta, Pengusaha Parfum Turun Langsung Bantu Korban Bencana Aceh
  • “LP Ditolak, CLA LAW FIRM Resmi Adukan Kapolsek Palu Barat ke Kapolda Sulteng”
  • CLA Law Firm Minta Polda Sulteng Tindak Tegas Debt Collector Brutal
  • Warga Puas, SPBU Karossa Terapkan Layanan BBM Subsidi Lebih Manusiawi
  • CLA Law Firm Resmi Perluas Layanan Hukum di Kabupaten Poso, Hadir Lebih Dekat untuk Masyarakat

Recent Comments

  1. Abd Azis se mengenai Kasat Lantas Polrestabes Makassar Beri Himbauan, Warga Diminta Tetap Waspada
  2. Abd Azis se mengenai Helikopter Milik PT. IMIP Terjatuh, Begini Kronologinya
  3. Abd Azis se mengenai Dinilai Langgar Aturan Perda,  Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Segel Baba The Resto & Cafe
  4. Abd Azis se mengenai Ketua Baznas Kab. Tanah Toraja Didampingi Komisionernya Berkunjung Ke Desa Bo’ne Buntu Sisong
  5. Abd Azis se mengenai Di Keroyok Hingga Babak Belur, Korban Minta Pelaku Di Tangkap

Archives

  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Juli 2022
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Mei 2019
  • April 2019
  • Maret 2019
  • Februari 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • November 2018
  • Oktober 2018
  • September 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Juni 2018
  • Mei 2018
  • April 2018
  • September 2017
  • Juli 2017
  • Juni 2017

Categories

  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • METRO
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SOSIAL & BUDAYA
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
  • Kontak Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • METRO
  • HUKUM & KRIMINAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • RAGAM

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.