“ Jadi Sejak Oktober tahun 2020, Kelompok teroris Villa Mutiara ini secara rutin telah melakukan latihan menembak dan naik gunung,”kata Kapolda
Selain itu, lanjutnya fasilitator pelarian diidentifikasi atas nama Andi Baso yang merupakan DPO bom gereja Oukumene samarinda tahun 2017, dan juga perencanaan bom gereja Jolo 2019 suami istri di Philipina, dimana Ulfa saudara kandung dari tersangka pelaku R dari Kelompok Villa Mutiara
Adapun barang bukti yang diamnkan diantaranya rangkaian bom, . senpi laras panjang jenis pcp 6 pucuk, . senjata tajam parang, badik, pedang, samurai,busur dan . buku buku yg bersifat provokatif radikal, dll yang tergelar dalam release
Laporan : Sari WA
Editor. : JDT









