Dijelaskannya lagi, Pelaku keseluruhan berjumlah 20 orang, terdiri 17 Laki-laki , dan 3 Perempuan. Dan adapun 20 orang tersebut, yang Meninggal Dunia 2 orang, juga diamankan 18 orang, jadi keseluruhan berjumlah 20 orang dan terkait penindakan ini petugas dilakukan pengintaian dari tahun 2015 sampai 2021 dimana saat kejadian kemarin pada hari rabu tgl 6 januari 2021 oleh Densuus 88 mabes Polri
Kapolda menjelaskan bahwa Kelompok Teroris Villa Mutiara ini merupakan Jaringan JAD dan beserta ratusan jamaah lainnya melakukan baiat kepada Khilafah ataupun ISIS pada tahun 2015 di Pesantren Arridha Pimpinan Ustadz Basir yang meninggal di LP Nusakambamgan karena terlibat teror
Dikatakannya, Kelompok ini aktif melaksanakan kajian khusus bersama pendukung Daulah lainnya di Kompleks Villa Mutiara. Pada .tahun 2016 Kelompok teroris Villa Mutiara ini berencana berangkat ke Suriah bergabung dengan ISIS, namun digagalkan saat telah berada di Bandara Soetta Jakarta
Selain itu, lanjut Kapolda, Kelompok Villa Mutiara ini terlibat dalam pengiriman dana dalam aksi para pelaku Bom Bunuh diri di gereja Katedral di Jolo, Filipina, Dan para pelakunya kelompok Villa Mutiara









